What am I Talking About?

Sebenernya di sini gak ada yang bener2 penting. Apalagi yang nulis manusia antah berantah, gak jelas manusia ato bukan.

Tapi disini, aku pengen berbagi cara pikir, cara pandang, dan cara mempersulit masalah, tentu saja, semua dari aku sendiri...

Siklus Duit

Sabtu, 22 Maret 2008

 

Banyak orang tidak mampu mengelola duitnya. Saya contohnya, Setiap bulan selalu ada defisit, dan itu pasti. Aku tidak mengelak kalau memang aku boros. Tapi walaupun sehemat-hematnya tupai melompat, pasti jatuh juga, hehehe....

Faktanya emang duit memiliki siklus, seperti air, menguap, mencair, membeku. Duit dikatakan mambeku, jika disimpan, entah di brankas, ato di bank. Selanjutnya, ketika duit yang kita simpan tadi kita ambil, disebut mencair. Menguap adalah kondisi dimana duit kita pake untuk membeli suatu barang, memakai suatu jasa...yang pada intinya adalah membelanjakannya.

Banyak faktor yang bisa mempengaruhi percepatan menguapnya duit. Lifestyle, luasnya daerah yang kita tempati, dan jauh-dekatnya dari peradaban. Tinggal di Surabaya, secara demografis, jelas sangat luas, ditambah lagi masih sepulau dengan ibukota, apalagi kalo kita statusnya mahasiswa, jelas godaannya banyak banget. mulai dari makan tak terkendali, ampe ke tempat-tempat "perbelanjaan" terkenal, mulai dari pasar turi ampe Dolly.

Jadi kesimpulannya, bakal lebih sulit hidup di kota besar, masi di pulau Jawa, trus cuman ngandelin duit kiriman. Dijamin deh, pasti ada kurang-kurangnya..

0 komentar: